oleh Muhamad Sidik H
Foto teteh dan suaminya saat Sumpah Dokter.
Wawancara ini dilakukan lewat eMail karena lebih praktis dan waktunya fleksibel kapan aja… Wawancara ini saya lakukan dengan kakak saya sendiri, Melawati Hasan, angkatan 2000, Alhamdulillah sekarang sedang PTT di Rumah Sakit PMI Bogor.
So.. langsung aja ya..
teteh waktu koas, 1 tahun sistem lama, 1 tahun sistem baru, jd InsyaAllah bisa bandingkan, so…:
Jadwal Belajarnya?
tergantung jadwal bimbingan sama konsulen
Persaingan pada saat ko-ass: Antar “dokter muda” alias ko-ass; Dengan anak Fk lain(Unjani, Unisba,…) ?
sama unjani, unisba tidak ada kontak langsung, jadi tidak ada persaingan. Tp ga tau sekarang.
Evaluasi/ujian2nya seperti apa ?
tergantung bagian & konsulennya. Ada yg ujian berkala, ujian kasus fiktif/ke pasien langsung, ada yg teori, presentasi kasus, diskusi. Biasanya di akhir bagian ada ujian Compre.
Biaya “hidup” saat ko-ass? (sehari-hari)
kalau makan, banyak makanan pinggiran RSHS, ada cafe seruni yg mahal. Ongkos dari rumah-rshs murah ko, kan deket. (Buah Batu – RSHS)
Peralatan yang diperlukan (tas,Gadjet,…)?
tas cari yg praktis dibawa mondar mandir. alat standar: tensimeter (bukan raksa) cuff-nya kalau bisa punya yg pediatri & neonatus, stetoskop (jangan Littman soalnya seringilang), termometer, palu reflex, senter. Di THT, dulu sekelompok dipinjamkan alat oleh bagian, mata: kalau memang butuh banget bisa beli alat untuk buat lihat retina (lupa namanya) tapi itu mahal, pertimbangkan saja. Gadget? laptop cukup, PDA? tergantung situasi dan kondisi.
Buku “sakti” yang diperlukan ?
setiap bagian ada buku pedomannya, catatan-catatan koas sebelumnya, punya residen. Itu banyak membantu, banyak ilmu praktis yg ga ada di text book.
Pandangan terhadap mahasiswa PBL saat masuk internship?
banyak residen & beberapa konsulen, mahasiswa PBL pada textbook& konsulen minded. Residen juga bilang banyak mahasiswa PBL yg merasa lebih tahu banyak& lebih bener, maka dari itu, residen suka pada males ngajarin koasnya. Secara teoritis mungkin yg PBL memang lebih tahu banyak, tapi di koas itu, ilmu praktis, praktek, attitude, logika lebih banyak bicara, which is residen lebih banyak tahu tentang hal itu. Jadi jangan malu, jangan malas ambil ilmu dari residen, perawat & tentunya dari konsulen.
Di Bagian mana yang paling berkesan saat ko-ass? (Bedah, IPD,…) Kenapa ?
IPD, karena teteh suka ilmunya, & konsulennya kebetulan enak, banyak ngajarin (dr Primal).
Kalau ko-ass tu masih bisa maen ga sih ?
bisa. Santai saja… jgn terlalu serius .
Kisah cinta yang diketahui ? (e.g. cinta lokasi, ajang pemburuan para senior2,…)
liat aja nanti.
Stuff : parkir gimana ?
sekitar rshs
Tips supaya survive diko-ass ?
jangan terlalu serius, seimbang belajar & main, hubungan sama koas lain, residen, perawat, konsulen jalin dengan baik
Apa sih yang disesali ga dilakukan pada saat ko-ass?
kurang banyak ngobrol dengan residen.
Apa sih yang harus disiapin sebelum ko-ass ?
banyak bertanya sama koas sebelumnya (terutama anak koas yang sudah keluar dari bagian tertentu dan kita mau masuk ke bagian tsb.)
NB: waktu teteh koas, masih peralihan sistem lama ke baru, jadi masih serba percobaan. Sekarang pasti
banyak perubahan. Jadi yg teteh bilang diatas mungkin berbeda dengan sekarang. Tapi yg residen bilang itu masih begitu sampe sekarang, karena teteh mendengar langsung dari residennya. Jadi harus sopan, jangan malas nanya, ramah sama residen ya. Terus jangan malas liat pasien di bangsal, di poliklinik, sering-sering lihat status pasien, lakukan semua prosedur yg memang hak koas, jangan takut salah, karena selama kita jadi koas, kita dibawah tanggung jawab konsulen & RSHS, tapi ya jangan jadi sok tahu. Good luck& jangan terlalu diambil pusing ya.
Kalo ada yg mau ditanya lagi, tanya aja
Komentar pewawancara :
Yah cukup terbayang gimana dunia koas nanti. Waktu dulu saya melihat teteh di rumah memang lebih sibuk. Secara umum dia bilang (di telepon) ‘nyantai aja kali! Ga usah pusing-pusing’. Pokoknya tetap berusaha, OK!

[...] Wawancara dengan dokter yang sedang PTT (angkatan 2000) [...]
teh melaa..pakabar?? masih ingat dengan saya?
hehe.. in indah basket 2004 teh
sukses terus yaaa